KORLANTAS POLRI

VISI DAN MISI

Kecelakaan di jalan raya merupakan masalah yang sangat serius di Indonesia. Pada tahun 2010, Kepolisian melaporkan sekitar 32.000 kematian akibat kecelakaan di jalan-jalan Indonesia dan tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas per 100.000 penduduk adalah sekitar 15 kecelakaan. Angka ini sangat tinggi dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Singapura yang mempunyai tingkat kematian kecelakaan 4.8 dan tingkat kematian kecelakaan 5.2 per 100.000 orang di Australia.

Berdasarkan tren saat ini terjadi, diperkirakan pada tahun 2020 angka tersebut akan menjadi hampir 40.000 orang meninggal di jalan raya seluruh Indonesia. Kebanyakan komentator mengasumsikan bahwa jumlah kematian tersebut masih dalam tahap pelaporan dikarenakan data yang tidak konsisten dan sulit untuk memverifikasi. Hingga 65.000 kematian per tahun akibat kecelakaan telah diperkirakan untuk tahun 2020.

Oleh karena itu, sangat penting untuk bertindak cepat untuk mengurangi masalah serius ini dan Kepolisian telah menetapkan target yang ambisius untuk mengurangi angka-angka ini hingga 50% lebih sedikit untuk 18.750 kematian. Proyek IRSMS adalah upaya berani dari Kepolisian Lalu Lintas Indonesia untuk membangun kredibilitas untuk mendapatkan data yang dapat diandalkan sehingga dapat mengurangi jumlah korban yang sebenarnya terjadi di jalan-jalan seluruh Indonesia.

VISI pihak Kepolisian tentang Keselamatan Lalu Lintas adalah:
     1. Mengurangi jumlah kematian sampai dengan 50% pada tahun 2020 dan 80% pada tahun 2035,
     2. Menjadi yang terbaik di ASEAN.

MISI pihak Kepolisian adalah:

    1. Menegaskan komitmen untuk bekerja sama dalam mewujudkan visi jangka menengah dan jangka panjang di bidang keselamatan lalu lintas untuk semua mitra kerja dalam lalu lintas dan keselamatan di jalan, Kementerian berikut Instansinya, Pemerintah Provinsi, Kota dan Kabupaten, dan lembaga non pemerintah untuk seluruh masyarakat.

    2. Penyediakan Framework (kerangka) untuk program keselamatan yang dilaksanakan oleh polisi lalu lintas dan antar lembaga mitra di seluruh Indonesia untuk mendukung pencapaian visi keselamatan lalu lintas nasional.

    3. Mendukung strategi lain yang dikembangkan oleh para pihak yang berkepentingan di bidang keselamatan lalu lintas, juga seluruh mitra polisi dan masyarakat umum yang sejalan dengan RUNK.

    4. Membantu pencapaian target daerah lain yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan kualitas keselamatan lalu lintas, termasuk didalamnya Efisiensi Ekonomi, Kesinambungan Lingkungan, Ekuitas Pembangunan Nasional dan Kesejahteraan Sosial.