KORLANTAS POLRI

Intoxication

Mengemudi dalam Keadaan Mabuk tidak sebanding dengan resikonya

Konsumsi alkohol dan mengemudi meningkatkan risiko kecelakaan yang kemungkinan akan menyebabkan korban meninggal dunia atau cedera serius.

Risiko keterlibatan dalam kecelakaan meningkat secara signifikan apabila konsentrasi kandungan alkohol dalam darah di atas 0,04 g /dl

Risiko anda untuk meninggal atau cedera serius meningkat dua kali lipat jika anda minum minuman keras/mengandung alkohol sebelum mengemudi.

Data AIS IRSMS - Polda Jateng (Jan-Nov 2012):
21% korban meninggal atau cedera serius adalah akibat mengemudi dalam keadaan mabuk - 12% korban meninggal atau cedera serius adalah pengemudi yang tidak mabuk.

Tips untuk pengemudi dan untuk konsumsi alkohol secara umum
Jika Anda harus mengemudi setelah minum, tetap sepenuhnya sadar:

  • Jangan tertipu. Kandungan dalam satu botol atau kaleng bir, segelas anggur, atau minuman keras (minuman keras campuran atau murni) masing-masing mengandung jumlah alkohol yang hampir identik dengan alkohol murni. Ketika berbicara tentang alkohol, semua minuman keras adalah minuman keras dan semuanya berefek yang sama untuk breathalyzer. Untuk info rmasi lebih lanjut, kunjungi Standard Drinks.
  • etahui batasan anda. Jika anda tidak yakin, lakukan percobaan di rumah dengan pasangan anda atau dengan beberapa individu dewasa lainnya. Jelaskan apa yang sedang anda berusaha untuk pelajari. Kebanyakan orang menemukan bahwa mereka dapat mengkonsumsi satu gelas minuman keras per jam tanpa efek sakit. Juga, bereksperimen dengan Blood Alcohol Educator, yang sangat informatif dan berguna.
  • Makan makanan sementara anda minum. Makanan, terutama makanan protein tinggi seperti daging, keju dan kacang-kacangan, akan membantu memperlambat penyerapan alkohol ke dalam tubuh Anda.
  • Minum minuman anda dengan pelan (menyeruput). Jika anda menenggaknya dengan cepat, anda melewatkan kenikmatan rasa dan aroma dari minuman tersebut.
  • Jangan berpartisipasi dalam kontes "menenggak" atau permainan minuman keras lainnya.
  • Minumlah hanya ketika Anda benar-benar ingin untuk minum. Jika seseorang mencoba untuk memaksa minuman untuk anda, mintalahminuman non-alkohol. Jika itu tidak berhasil, "tinggalkan" minuman anda dengan meletakkannya di suatu tempat dan melupakannya.
  • Lewati giliran minuman anda sesekali. Konsumsi (menyisipkan) minuman non-alkohol diantara minuman beralkohol akan membantu menjaga tingkat kadar alkohol dalam darah anda, seperti halnya melewati (memberikan jeda) dalam konsumsi minuman beralkohol.
  • Sebuah pedoman umum yang baik bagi kebanyakan orang adalah untuk membatasi konsumsi minuman beralkohol untuk satu minuman (bir, anggur atau lainnya) per jam.
  • Tetap aktif, jangan hanya duduk-duduk saja dan minum. Jika anda tetap aktif , anda cenderung akan minum lebih sedikit dan menjadi lebih sadar terhadap efek alkohol yang mungkin anda alami.
  • Waspadalah terhadap minuman yang tidak dikenal. Beberapa minuman, seperti zombie dan minuman buah lainnya, bisa menipu karena kandungan alkoholnya tidak terdeteksi. Oleh karena itu, sulit untuk diberikan jeda dengan benar.
  • Konsumsilah alkohol dengan berhati-hati sehubungan dengan obat-obatan. Tanyakan dokter anda atau apoteker tentang tindakan pencegahan atau larangan dan ikutilah saran yang diberikan.

LINDUNGI ORANG LAIN

Secara sukarela menjadi pengemudi.

Jangan pernah membiarkan atau menyetujui mengemudi dengan konsumsi alkohol yang berlebihan. Perilaku mengemudi yang mabuk berpotensi sangat berbahaya dan tidak pernah lucu.

Jangan pernah biarkan teman anda mengemudi sambil mabuk. Ambil kunci mobil mereka, biarkan mereka menginap semalam, minta mereka untuk pulang dengan orang lain, panggil taksi, atau lakukan apa pun yang diperlukan - tapi jangan biarkan mereka mengemudi!

Jadilah tuan rumah yang baik:

Buatlah pengaturan pesta yang kondusif agar dapat bersosialisasi dengan mudah, dan nyaman: musik yang pelan, lembut, tingkat kebisingan yang rendah; tempat duduk yang nyaman. Hal ini dapat mendorong percakapan dan interaksi sosial dibandingkan dengan minum yang berlebihan.

Sajikan makanan sebelum mulai melayani minuman. Hal ini memberikan kesan yang tidak menekankan pada pentingnya alkohol dan juga mengirimkan pesan bahwa tidak diinginkan untuk konsumsi alkohol berlebih (mabuk).

Milikilah bartender yang bertanggung jawab. Jika anda berencana untuk meminta teman atau saudara untuk bertindak sebagai bartender, pastikan bahwa orang tersebut bukanlah seorang yang suka memaksa minuman yang mendorong kepada konsumsi yang berlebihan.

Jangan miliki “open bar“. Seseorang yang bertanggung jawab perlu mengawasi konsumsi untuk memastikan bahwa tidak ada yang minum terlalu banyak. Anda memiliki tanggung jawab baik secara moral dan hukum untuk memastikan bahwa tidak ada dari tamu anda yang minum terlalu banyak.

Atur kecepatan penyajian minuman. Sajikan minuman pada interval yang wajar dan teratur. Satuminuman per jam adalah panduan yang baik.

Pastikan makanan ringan tersedia. Pastikan bahwa semua orang dapat makanan.

Pastikan untuk menawarkan beraneka minuman non-alkohol yang menarik. (Untuk melihat beberapa resep minuman non-alkohol, lihat di www.drinksmixer.com/cat/8/).

Hormati pilihan seseorang untuk tidak minum. Ingatlah bahwa sekitar sepertiga orang dewasa di Amerika memilih untuk tidak minum dan alasan tamu untuk tidak minum merupakan urusan dari tamu tersebut, bukan dari tuan rumah. Jangan pernah menempatkan orang pada posisi sulit karena tidak minum.

Akhiri pesta (pertemuan) anda dengan benar. Putuskankapan Anda ingin pesta tersebutuntuk berakhir dan berhenti menyajikan minuman sebelum waktu itu. Kemudian mulai menyajikan kopi bersama dengan makanan ringan yang cukup. Hal ini memberikan jeda waktu yang sangat penting sebelum tamu anda pergi.

Lindungi orang lain dan diri sendiri dengan tidak pernah mengemudi jika anda berpikir, atau orang lain berpikir, bahwa anda mungkin telah terlalu banyak minum. Selalu terbaik untuk menggunakan pengemudi yang ditunjuk (supir) yang tidak konsumsi alkohol.